Text
Misteri taqdir : ketentuan allah yang mesti diyakini
Buku ini akan menjelaskan permasalahan-permasalahan
takdir sesuai dengan persepsi dan keyakinan Ahlus Sunnah wal Jama'ah, berikut di antara isinya:
Qadar menurut bahasa yaitu: Masdar (asal kata) dari
qadara- yaqduru- qadaran, dan adakalanya huruf daalnya
disukunkan (qadran). Ibnu Faris berkata, "Qadara: qaf, daal dan raa' mempunyai arti akhiratau puncak segala sesuatu. Dinyatakan: Qadruhu kadza, yaitu akhirnya. Demikian pula Al-Qadar, dan qadartusy syai 'aqdiruhu, dan aqduruhu dari at-taqdiir. Qadar (yang diberi harakat pada huruf daa-nya) ialah qadha' (kepastian) dan hukum, yaitu kepastian dan hukum-hukum dalam berbagai perkara yang teklah ditentukan Allah azza wa Jalla.
Taqdir adalah merenungkan dan memikirkan dalam rangka menyamakan sesuatu. Qadar sama dengan Qadr. bentuk jama' keduanya ialah Aqdaar. Perbedaannya, sebagaimana yang diungkap Abu Hilal AFAkari, ialah bahwa takdir digunakan untuk menunjukkan perbuatan hamba sedangkan qadar hanya dipakai untuk menunjukkan perbuatan Allah.
| 0793 | Ibnu Akso Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain